When You Grow Old

What will you feel when you are growing older? happiness? because you feel that you can doing anything by yourself, you can do more than before?. Freedom? because you can do everything in your own control? or some thingy that you can not describe it, because its too worth and precious?

Human always has their own way to take meaning about growing older. A miracle process from a fetus, to be a baby, child, adult, and human. Yes, human that stands with right and responsibility. From crying to playing, studying, and marrying, may be? 🙂

growing

When almost of people feel that growth seems like increasing steps, but for me it’s kinda a decreasing steps. Not just about our life and age in this world, but every moment. When i am growing older, i feel that i have little times for my mom and family, i am just busy to feed my need. I just rest all my daylong in outta place, and home is just like a boarding house T.T .

If you kind of girl that always share everything easily (from what the suitable color of your shoes till ‘should i reply a boyfie message?’) to your mam or dad, i will say congratulation :’) . Or maybe, you have a parent that always want to know about you, always interrogating and make you irritating? just calm down and be thankful. Maybe, they love you so much. And you have better moment to know each other deeply. Because, i have such jealousy in that case. Yeahh just sometimes. hehe.

Some girls just have a deep and tight relationship with their mom, or others have their dad specially. But sure i have to tell you that may i am not like those. Yes, I surely know that my parents love me so deep, more than a sea and a mountain *lebay, but just like a wise word, sometimes love is unspeakable. That is what happened with us. We love each other in a silent way. My mom love me with their patient and full responsibility to serve everything i need (in fact, she was soooooo fussyyy :D). My Dad love me by work harder and support what i feel best to do.

There is so less ‘i love you’. Probably, they said it when i felt asleep or when i was a baby. But truly, i know they said it in their pray, don’t they?

I never complaining about it, but when i am growing older, sometimes i feel their sorrow, their worry, their wrinkled, but i really hard to talk to him. Have you? . Sometimes, when i asked what happended? or what should i do for? they just answered nothing dear. Or simply smiling that make my eyes gonna be wet. (of course it happened behind him :’) )

Yeah, that is what truly called love.

Love is always giving without expecting an accepting. Love is sincerity when what you want is not always granted. Love is letting go without pretending. Love is doing everything in the name of Allah.

Ahhh how it’s so cheesy story typing. May, this kind of Korean Drama ‘Wedding Dress’ or this simply com-break ‘My Dad’s Story’ help you understand better. 🙂

I am just your girl. When the girl is growing old, it’s not only about how her worrying loosing her parent care, but more about how she can always respect and stand for them better than ever. Every times as they do when she was child. While sooner or later the girl will be married and dedicated all her life for her future husband?

Kau benar kawan, Orang tua selalu tahu dan punya cara untuk menjaga dirinya sendiri. Tapi kau lupa memberitahuku kawan, orang tua sangat pandai…kelewat pandai untuk menyembunyikan kesedihan dan keterbatasannya demi melihat kebahagiaan buah hatinya :”))))

For every parent and every children in the wolrd. Hope your praying and dedication to your husband will save them in a paradise. If your hand just too short to hug them, Let God do it right.

Advertisements

Diculik? Well!

Wewwww…

Jadi ceritanya…. saat asyik-asyik domblong (baca: bengong) heh si bang bontek hebring suruh telponin nonik… Yaudahlah ya! Usut punya usut ternyata mereka ngajakin ke Solo. DADAKAN! Whaaattttt???

Ajee gileeee… mana gua masih seragaman gitu, dompet juga tinggal dua lembar lima puluh ribuan hadwehhh nekat amirrr!!! Tapi ya akhirnya aku dengan suka rela diculik sama mereka huhuhu pasrah banget 😀 . Akhirnya keberangkatanpun diiringi rinai hujan hahahaha ‘cukup-syahduuuu’ 😛

Jadi mampir dulu ne, ke kosnya lek Thoes (ganti baju plus prepare ala bonex huahahahaha), sumpah yang ini ala kadarnya banget! Cuma ganti oblongnya si noni, dengan mainset, celana dan veil item…untung oblongnya gag item juga 😀 , hamper seeeehhh 😛

Yawes nonik pun mengabulkan aku pergi hanya dengan seratus ribu hahaha dan yawessss naiklah bus Mira menuju ke Solo. Ampuuunnn bis nya tuh lelet banget tauuuu :x, padahal tuh hari aktif, senin pula kok ya masih aja ngeong hhhhhh. Udah gitu separuh perjalanan berdiri, gak apa-apa seh toh bisa mengurangi kemualan gara-gara bau bis 😀 . Jadi ceritanya meski sejak kecil udah sering naik bis sama nenek waktu ke rumah saudara, terus gede juga sekolah naik bis, dan beberapa kegiatan yang seringnya naik roda empat, entah kenapa aku sebenernya malessss banget naik kedaraan yang kayak gini, mending naik truk deh. Katrok ya??? 😀 iya seh, tapi emang naik roda empat yang tertutup rapat ituhh bikin mual. Hahaha dasar pemabok 😀 . Gag kebayang deh kalau harus berjam-jam naik bis, ke jakarta misalnya yang memerlukan 18 jam, bisa lebih hohoho….

Eehhh pas dapet tempat duduk mata gag kunjung bisa merem juga, biasanya aku paling cepet tewas low kalau naik yang begituan 😀 .  Soalnya ini–sekali lagi–bisa meredam mual 😳 .

Sampailah di Solo Town Square huhuhuhuhu leganyaaaaaaaaa……

Turun di situ langsung muter-muter masuk mall, muter-muter kagak jelas seh sebenernya 😀 sempet ke lantai atas juga buat lihat trailer film yang lagi mau diputer, tapi ceritanya bang bontek kan dah di Solo duluan jadi nungguin dia dulu gitu, yawesss cari makan dulu dah, secara habis diguyur ujan dan perjalanan yang memabukkan 😀 tapi aku gag sampe muntah lho :mrgreen: cukup bikin masuk angin dan perut mencak-mencak, udah lewat jam makan siang pula hhhhhhh 😦 .

XXI

daripada bengong, narsis dulu dong 😀

babat abeeesssss ^^

 

Abis makan di food court, bang bontek datang, dengan cengar-cengir gag jelas gitu…. Hohoho merasa tersanjung ya gara-gara dibela-belain dijemput malaikat kecil (me) dan satu iblis (nonik) :mrgreen: 😀 .

Abis itu balik lagi muter-muter, beli tiket dan karena mulainya masih lama yawes nontonin vespa matik yang terbaru, di stand pameran… hadwehhh 30 jeti tuan-tuan 😮 siapa yaahhh yang mau beliin 😛 tapi ya akhirnya cuma bisa poto-poto ajah :mrgreen: . Ituh masnya penjaga stand lho yang nawarin hihihi baik ya. Alhamdulillah hihihihi.

Langsung cap cusss ke studio empat. Yeayyyy! kita nonton FRANKENWEENIE. Ini film animasi 3D gitu yang nyeritain seorang bocah yang autis sama sains, nah karena anjingnya mati tertabrak dia coba hidupin tuh anjing dengan eksperimennya, setelah mendengar penjelasan gurunya yang sempat di judge sebagai perusak moral murid hohoho… tapi akhirnya anjingnya mati lagi, dan bisa diidupin lagi, nah lho bingung kan yak? 😀 mending langsung nonton filmnya ndiri ajah deh 🙂

Tapii satu quotes yang bagus di film ituh “ilmuan itu tidak hanya pakai otak tapi juga pakai hati, jadi sains itu bukan sesuatu yang baik atau buruk, melainkan sesuatu yang harus hati-hati menggunakannya” (lupa redaksinyaaa intinya gitu ‘-__-)

sebelum nonton film

Abis ituuu lanjut maning… daritadi seh aku pengen cari angkringan sebenernya hehe abisnya udah kebiasaan sih, jadi ceritanya kita turun kasta 😀 , sehabis makan steak di food court kita makan nasi kucing di tenda deket kampus UMS ditemani segelas gede susu jahe 😮 . Memang ya kalau di solo ituh yang namanya cangkir ituh gelas kecil, nah kalau gelas ituh gelas gede, yang biasanya buat naroh es gitu, hehe ragam budaya 🙂

babat abeeeessss part2 :mrgreen:

Terus ke tempat kakaknya bang bontek, eh dibuatin kopi lagi ‘-__- berasa kembung euy! nuhun ya kakak! terus di anter ke terminal… hum pulangggg 😀 . Naik Mira lagi, tapi mending seh karena malem jadi lebih lancar daripada waktu berangkatnya tadi.

That’s all kisah penculikan dan ke silly-an aku bersama dua sejoli lagi TTM hahaha *penafsiran nakal* 😀

Selamat buat bang Arif tak Budiman dan Riska sedeng yang berhasil menculik saya kabur :*

*So sorry for bad quality of phooto yahh (_ _”)

FOREIGN juga bisa EDIT,COPY,PASTE ?!?

plaEDIT, COPY, PASTE…Mungkin kata ini emang udah gak asing ya sob di bangku-bangku pelajaran…Waduch (~_~) apakah ini yang membuat sistem pendidikan di Indonesia tidak kunjung memecah rekor jempol empat..hehe.. Tapi kini EDIT, COPY, PASTE gak cuma hadir di bangku-bangku sekolah aja, namun nyatanya di dunia kerja hal ini juga masih jadi ajang pencarian existensi…padahal kedua hal ini sebenarnya gak jauh-jauh dari pengejaran honor. Sekolah pasti ujung-ujungnya pengen jadi pinter n kerja mapan, alow dach kerja pasti pengen baik di mata atasan n naik pangkat. Jadi naek dech tuch gaji. Huhuhu…. Continue reading