Blank space

 

Haeeeeeee (pembukaan ajah udah alay) haha

Bolehlah kiranya hamba ber-alay ria, mengingat bulan berselang tak senoktah alfabetpun terlampir dalam blog yang sudah ‘srawangan’ ini. Maoo dikata apaaa -_-

Aakkkk mo mulai darii manaaa, seharusnya, pembaharuan ini dimulai dengan paragraf bijak, atau alunan kalimat motivasi, ah apalah daya isinya masih saja ‘ungkapkan’ alias nyampah a.k.a curhat ahihi

Banyak cerita yang harusnya ku sampaikan, saat engkau tak duduk disampingku kawan, tapiiii terlalu banyak yang harus diketik, sementara mood malam ini sedang mellow hmmm

Sedang masa liburan, sedang saatnya menata mood sebelum segala permalasan ini usai 😀

PicsArt_1450696856363

Back to tittle, blank space, sadar gak sih bahwa setiap kita, setiap jiwa pasti butuh spasi, jeda, koma, atau entah apa namanya? Yang jelas kita butuh jarak, butuh ruang untuk tidak memikirkan apa-apa, waktu untuk tidak memikirkan siapa-siapa, pun masa untuk sekesar kosong.

Saya tipekal yang bisa jadi seperti itu. Terjebak rutinitas, mampet kreatifitas, dihantui visi, persepsi, semuanya seperti menyedot kita dalam titik grafitasi jengah. Bahaya loohh, hal yang seperti ini terus berlanjut. Itulah kenapa kita butuh blank space. Saat kita kosong, kita akan membuang sejenak semua dinding yang ‘menghimpit’ merasakan kepasrahan dan kenyamanan dalam titik nol. Maka ketika itu semua tercapai, seperti gelas yang kembali kosong atau papan tulis yang kembali bersih maka dapat kita isi kembali dengan target-target ke depan. Tiati, masa jeda inipun tak boleh lama-lama karena bisa jadi akan membuat lena akan kewajiban maupun asa kita.

Idealnya banyak cara yang bisa dilakukan, mulai dari olahraga, hobi,liburan, maupun semedi ahihi. Namun sebenarnya kita punya waktu idel untuk menjadi sendiri, ingat kita punya sholat wajib dan sunnah? Sebenarnya itu bisa menjadi obat, saat kita bisa berkonsentrasi. Sayangnya manusia macam saya, banyak tidak khusyuknya. Sholat masih saja kepikiran lesson plan, besok masak apa dsb. Qiamul lail sebenarnya cukup ideal, saat hening, sendiri berkomunikasi dengan Tuhan. Semua ada pada niat. Seberapa kita ingin. Apalagi Dia siap membantu kita kapan saja dimana saja. Jadi siapkan menyambut blank space di masa holiday ini?

Terkadang kita butuh mundur tiga langkah, untuk dapat melompat lebih jauh. 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s