Monolog Tak Terdengar

har ghadi badal rahi hai roop zindagi
life changes its beauty all the time

chaav hai kabhi, kabhi hai dhoop zidnagi
sometimes it’s a shade, sometimes life is sun light

har pal yahan… jee bhar jiyo…
live every moment here to your heart’s content

jo hai sama… kal ho na ho…
the time that is here may not be tomorrow

Detik ini di tempat saya berdiri, saatnya membuka mata lebih lebar, menyipit saat diperlukan, mengejangkan daun telinga, dan mengedarkan otot leher menuju arah mata angin. Mencoba merekam baik baik setiap hembus angin dan gerak awan yang biasanya tak teracuhkan. Mungkin besok semua kelelahan-kelelahan ini akan terindukan. Berharap bila waktu itu tiba, maka saya sudah siap dengan kaleodoskop yang akan memutar scene demi scene yang saya butuhkan.

He asked to me: so how u’ll be going on? Can you stand by yourself?
me: …
Other asked to me: are you ready for it? are you sure taking your single-hearted down?
me: …
Another asked me: from ten thousand people trying to stand? Just a thousand can be! You are one, and you wanna lose it?
me: …

FLY4

Tidak semua harus dijelaskan bukan?! Seperti kopi yang tidak pernah bertanya kenapa gula itu ada. Tepatnya saya tidak punya penjelasan. Tidak punya kekuatan untuk menjelaskan. Saya tahu Tuhan ikut bertanya pada saya, ‘mampukah saya?’. Tapi saya juga tahu Tuhan punya jawabannya. Melebihi saya. Melebihi mereka.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s