Kreatif: Pakan Lele Alternatif

Langit masih cerah kala saya meroda menuju belahan bumi magetan. Di Desa Bendo, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, deru mesin penggiling tumpang tindih dengan bunyi kicau burung yang masih bercengkerama di semak pohon yang belum terpapar sengat matahari. Di rumah yang juga tempatnya memproduksi pakan alternatif, pak Didik muncul dengan kaos polo putih dan topi kotak-kotaknya. Sudah macam seniman saja hehehehe.

behind d scene :p

behind d scene :p

Tapi lelaki paruh baya ini bukanlah seniman. Dia adalah orang desa biasa yang menjadi petani tebu, juga peternak lele. Bedanya ia berusaha melebihkan usahanya sehingga terciptalah sebuah kreasi yakni pakan lele alternatif. Setelah sedikit kenalan dan basa-basi sayapun diajaknya melihat langsung proses pembuatan pakan alternatif ini. Rupanya cukup sederhana.

Awalnya ia sempat mendapat cibiran dari beberapa kalangan, namun ia membuktikan bahwa usaha lele yang ditekuninya akan sukses, lalu iapun mencari cara agar pakan yang selama ini menyulitkan para peternak lele mendapat untung maksimal dapat ia ganti. Setelah sharing dan searching sana-sini, akhirnya ia mendapatkan kompilasi yang pas untuk pakan hewan bersiripnya.

Dengan mencampurkan 50 kg tepung gandum, 25 kg tepung roti dan 50 kilogram tepung ikan. Jadilah sebuah kombinasi pakan ternak yang ujarnya bisa menghemat hingga lima puluh persen biaya pembelian pelet yang siap jadi di pasaran. Dengan menambahkan air secukupnya atau sekitar 21 liter, adonan tadi dicampur hingga rata, bahkan bila kesulitan mendapatkan tepung ikan, bisa juga diganti dengan ayam tiren. Tujuannya adalah agar nutrisi pakan tetap memadai untuk budidaya ikan.

Campurannya pun harus pas, tidak boleh terlalu lembek agar dapat dicetak dengan sempurna sehingga menjadi buliran-buliran pakan seperti pelet pada umumnya. Barulah kemudian dikeringkan di bawah terik matahari.

Matahari masih saja bersembunyi dibalik awan, separuh haripun terlewati dengan menilik proses pembutan pakan alternatif pak Didik bersama kedua karyawannya. Sederhana tapi mengena. Saat akhir kunjungan dihabiskan dengan cerita sana-sini saya jadi inget temen-temen yang juga sedang melakoni bisnis di belahan bumi lain. Mereka juga sedang meretas mencari inovasi baru, mengumpulkan sejumlah keoptimisan, kekerabatan, kepercayaan dan keuletan. Meraka coba membongkar pagar yang disebut buruh. Buruh di perusahaan, pabrik, rumah tangga, atau di pemerintahan. Mereka mencoba mandiri melaju menggayuh kapal yang pasti akan sampai di dermaga. Dermaga itu bernama bahagia. Berhias kesuksesan. Yang kata orang kesuksesan punya banyak arti bukan hanya materi. Kebahagiaan yang hakiki.

Banyak cara, banyak rupa. Masing-masing orang mencoba menyelami dan menangkap kesuksesannya masing-masing. Kalau kita saja sudah sukses menunggang sepeda, pasti kita juga bisa bangkit dan berkarya.

Tuhan tidak menuntut kita menjadi yang terbaik tapi melakukan yang terbaik. Mungkin kita sudah melakukan semua yang terbaik namun manusia selalu mempunyai tingkatan yang selalu berubah. Mungkin kini baik yang dulu kita pegang sudah berbeda dengan baik yang sekarang diperjuangkan. Asal itu bermanfaat dan tidak menyalahi koridor tentu Yang Esa membantu kita. Amin.
Selamat berjuang 🙂 ganbate :mrgreen:

Dan deru mesin kembali beradu di jalanan menuju kota pecel.

Advertisements

7 thoughts on “Kreatif: Pakan Lele Alternatif

  1. LELE memiliki makanan alternatif … tapi jasmine juga punya cowok alternatif …hahahahaha .. good job sister .

    • saudara rahmat ini daerah mana ya? mungkin media online bisa dimanfaatkan untuk mengetahui cara mendapatkannya. karena saya juga kurang paham di mana tempat menjualnya 🙂
      semoga berhasil 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s