Bahasa

bila…
bahasa daerah mulai sepi peminat
bahasa indonesia mulai di-alay-kan
bahasa inggris ingin dihengkangkan

seni punya bahasanya sendiri untuk bicara…
dan bahasa hanya sebagian dari seni itu sendiri…

Karena seni terlampau luas untuk diapresiasi, bahkan seni menjawab tanya bergantung dari siapa yang mengajaknya berdiskusi. Seni bisa mengkritik, seni bisa memuji, seni bisa menghujat, seni bisa merayu, dan seni bisa mengintimidasi. Tak peduli seniman atau bukan, budayawan atau amatiran, seni senantiasa menyampaikan filsuf-filsufnya, karena seni bertutur dengan hati…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s