Kayaknya “I was being a rezpector” ?

Bergonta-ganti aliran musik kayaknya mulai jadi maenan baruku (weleh sok musisi banget yaw heu ๐Ÿ˜› ). Gak gitu juga sich sepertinya hanya saja memang aku hidup dikalangan penikmat musik, komunitas musik yang notabene bener ada yaw UKM SEIYA meskipun Radio Rasul juga membawa nuansa berbeda dalam dunia musikku.

Masih inget nech dulu banget saat aku masih kecil dan baby face gityu ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€ :mrgreen: saat musik dangdut campursari pertama kudengar lewat acara mantenan di desa mulai membuatku mulai menikmati dan sering nyanyiin musik asli indonesia ini. Makin dewasa makin kenal banyak jenis musik. POP lah yang pertama nongol dikuping dan ternyata benar, aku jadi mulai suka nyanyi POP gitu dan mulai lupa daratan hmmm mulai gak ngehhh denger musik dangdut wadeeuuuwww ๐Ÿ™„

Cukup bertahan dengan musik yang satu ini karena memang jenisnya juga banyak ada pop rock, pop melayu dan pop-pop yang lain yang aku sebenere juga gak terlalu ngerti hehe ๐Ÿ˜› . Saat mulai ngeband di SMA ne aku mulai bergesekan dengan para pemusik yang memang sedikit banyak yang namanya anak band yang idealis pasti pengen ngasah skill dan tentunya pilihan musiknya pun juga yang hard. Paling gak yang kuncinya tuch naik turun pake a chord yang berdiri juga, haduch yach gitulah ( sssstttt maklum aku ini orang musik tapi gak teu soal musik ๐Ÿ˜ณ :mrgreen: )

Alow kemaren sich asal tuch musik cukup menantang n asyik buat ngeband langsung angkat. Tapi karena aku juga suka ngedance jadi aku suka dech musik-nusik inggris yang hiphop RnB. Tapi setelah masuk di kampus hijau ini aku jadi berubah haluan lagi, karena ketemu si lambang my rival hehe aku jadi suka musik manca yang agak-agak pelan ( easy listening istilah dia ) biar bisa ngapalin liriknya ( sok britis dikit lah, biar agak kelihatan TI-nya gagagag :mrgreen: )

Tapi ketika kenalan sama UKM SEIYA yang aku sayangi dan cintai yang sudah akan bersemi setelah mati suri (uhuuuk!) aku jadi mulai melirik musik idealis. Musik yang punya karakter dan ciri khas tersendiri yang pasti larinya yang punya komunitas tentunya. Tapi jangan lupa yang punya kualitas. Hmmm mulai kenalan dech dengan musik reggae, yang ternyata sukses dibawakan oleh NEON Band . Reggae ini kalo di negeri asalnya adalah musik asal yang kalau disejajarkan dengan Indonesia adalah sama dengan musik dangdut. Dan nyampe juga sama gaya boxing dan nge-repp dan pastinya sukses mengambil hatiku lewat band FEEL-X yang tentunya bassist-nya yang terinspirasi banget oleh bondan. Makanya sekarang aku juga jadi suka sama bondan F2B yang ternyata juga punya sisi romantisme dan deep liric dalam lagunya. Rezpector begitulah panggilan para fans bondan F2B. Yangย  mungkin juga akan aku sandang. Tapi belum berani lah secara gua gak fanatik banget juga.

Hmmm entah apa lagi yang akan terjadi dengan kecintaan dan seleraku pada musik. Tapi yang jelas musik adalah partikel dalam darahku yang mengalir dan terus mengalir mengisi ruang-ruang yang tersembunyi dan akan muncul mengisi sesunyian dalam jiwa ini.

Advertisements

10 thoughts on “Kayaknya “I was being a rezpector” ?

  1. You said: “Tapi setelah masuk di kampus hijau ini aku jadi berubah haluan lagi, karena ketemu si lambang my rival hehe aku jadi suka musik manca yang agak-agak pelan ( easy listening istilah dia ) biar bisa ngapalin liriknya ( sok britis dikit lah, biar agak kelihatan TI-nya gagagag :mrgreen: )”

    maksudnya apa inih? kamu harus mempertanggung jawabkan apa yang telah kamu katakan saudariku, huakakaka. .

    I’m a great virus to made you enjoying in west music. . especially in slow line. . gaga. .

  2. satukan pikiran jgn kau hentikan jengkal langkah kakimu u/ mencapai obsesimu slalu optimis realistis. .. tanpa mengenal perbedaan ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s